Ovanmulia's Blog

nikmati, resapi..

Upgrade Kernel Ubuntu 10.04 (1)

Posted by ovanmulia pada April 18, 2011

Sebelum bercerita tentang upgrade kernel, inilah potongan definisi kernel menurut wikipedia. Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi jantung dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.

Karena akses terhadap hardware terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian hardware tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.

Akses kepada hardware secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan satu cara untuk menyembunyikan kompleksitas dan memungkinkan akses kepada hardware menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung diload dan dijalankan diatas mesin ‘telanjang’ komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi hardware atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.

Upgrade Kernel Ubuntu 10.04
Bagi saya, upgrade kernel tidak diperlukan kecuali ada trouble/error pada OS yang digunakan. Contohnya adalah Ubuntu 10.04 yang terpasang di komputer saya ‘agak bermasalah’ dengan VGA. Sering gagal booting dan harus restart untuk masuk Ubuntu 10.04, sedangkan masuk ke Ubuntu 10.10 tak ada masalah. Oleh karena itu saya putuskan untuk upgrade kernel.

Pilihan Cara Install Kernel Ubuntu

  1. Install dari Update Manager.
  2. Download file tarball dari http://kernel.org
  3. Download file .deb dari http://kernel.ubuntu.com/~kernel-ppa/mainline/

Pada Update Manager kernel sudah tersedia dan sebaiknya kita menggunakan fasilitas tersebut, karena saat saya upgrade langsung ke kernel 2.6.34 dan berencana menghapus kernel lama ternyata kernel yang disediakan di Update manager terinstall juga :) .

Cara kedua agak ribet karena bentuk file tarbal (tar.bz) bukan .deb yang bisa langsung diinstall di Debian/Ubuntu.

Saya cukup upgrade ke kernel 2.6.34 saja, dan memilih versi stabil untuk Ubuntu 10.04 Lucid (ekstensi file .deb). Ya.. saya malas compile kernel yang membutuhkan waktu berjam-jam,, cari aman saja sih sebelum tahun depan ganti ke Ubuntu 12.04 :P . Cek kesediaan file tersebut di sini. Download tiga file saja, yakni:
linux-headers-2.6.34-020634_2.6.34-020634_all.deb
linux-headers-2.6.34-020634-generic_2.6.34-020634_i386.deb
linux-image-2.6.34-020634-generic_2.6.34-020634_i386.deb.

Jika ingin menggunakan kernel versi lain, ambil file yang mengandung
linux-headers-x.x.xx_all
linux-headers-x.x.xx-generic (i386 atau amd64)
linux-image-2.6.34-020634-generic

Install ketiga file .deb tersebut kemudian restart untuk melihat hasilnya. Ketika kita menginstall kernel, kernel lama tidak otomatis terhapus dan tidak harus kita hapus, sesuaikan dengan kebutuhan kita. Saya pribadi menghapus kernel lama setelah problem di kernel baru teratasi.

Masalah Baru di Komputer Saya
Setelah menambah kernel baru, masalah lama hilang tapi muncullah masalah baru. Sound / suara yang keluar menjadi patah-patah dan lompat-lompat. Alhamdulillah error hanya pada suara, untuk membuka aplikasi dan shutdown berasa lebih cepat daripada menggunakan kernel lama. Sempat terpikir jika masalah ini tidak terselesaikan maka penggunakan kernel baru batal dan tetap menggunakan kernel lama.

Penyelesaian error sound di komputer saya pada intinya “mengupdate driver soundcard”. Hmm, sayangnya saya agak lupa cara update driver sound di komputer saya :) karena banyak cara yang saya praktekkan, hehe.. tapi praktek saya yang terakhir adalah download versi terbaru alsa driver di alsa-project. Yang saya gunakan kini adalah alsa-driver-1.0.24.

Setelah file alsa-driver diekstrak, gunakan terminal untuk masuk ke folder file tersebut, tuliskan perintah

$ sudo ./configure

Kemudian compile:

$ sudo make
$ sudo make install

Untuk melihat hasilnya, restart komputer dan problem solved.. CMIIW jika ada proses yang terlewatkan.

Agar tidak terlalu panjang, cerita ini dibagi menjadi dua bagian.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.