Menampilkan Hidden File di Ubuntu

Untuk menampilkan folder maupun file di Ubuntu ternyata cukup mudah, yaitu dengan menggunakan shortcut pada keyboard [ctrl h] jedendeng… akhirnya folder yang tersembunyi bisa tampil. Cara yang lain yaitu pada nautilus pilih pada toolbar Edit->preferences->views, kemudian tandai show hidden and backup files. Atau pilih pada toolbar View, lalu tandai show hidden files [ctrl h] maka semua file tersembunyi akan nampak.

Perbedaan antara hidden folder/file dengan folder/file yang selalu nampak di Ubuntu yaitu dengan tanda titik/dot [.] di depan nama hidden folder/file. Misalkan nama folder [.tuxpaint]. Untuk mengubah sebuah file tetap nampak di nautilus, maka kita tinggal menghapus tanda dot [.] di depan nama file. Misalkan sebelumnya [.tuxpaint] menjadi [tuxpaint] dengan klik kanan mouse->rename. Namun perubahan tersebut harus penuh kehati-hatian, terkadang folder/file tersebut masih berhubungan dengan aplikasi yang ada di Ubuntu. Jika nama suatu file berubah, maka pada aplikasi yang masih berhubungan juga perlu disetting ulang.

Sebagai contoh saya mengubah nama folder [.tuxpaint] menjadi [tuxtux], maka pada aplikasi tuxpaint saya harus mengatur agar [tuxtux] menjadi tempat save file. Khusus untuk aplikasi  tuxpaint pengaturan ini dilakukan dengan command line. Jika tidak dilakukan pengaturan, saat kita “save” pekerjaan kita maka akan tersimpan secara otomatis di folder [.tuxpaint] baru.

Menampilkan file secara permanen pada Ubuntu dianggap telah mengubah nama file, hal ini berbeda dengan OS Windows. Keterangan tentang hidden file dapat dilihat pada help Ubuntu anda. Semoga membantu.

4 respons untuk ‘Menampilkan Hidden File di Ubuntu

  1. saya pengguna baru ubuntu 10.04 dan saya masih bingung make ubuntu. gimana ya caranya biar shortcut aplikasi kita muncul di dekstop? biar kayak Mac gitu. kan jadi semaki keren tampilannyaa. makasi ya.

    • @ian: saya lagi belajar kok. kalau aplikasinya sudah ada di applications tinggal klik kanan aplikasinya->add this launcher to desktop.
      jika aplikasi diinstall di direktori /opt mungkin bisa meniru postingan eagle schematic ini. Saya nggak punya mac mas.. 😉

Komentar ditutup.