Sekilas Lokakarya OpenBTS di JMR 2012

Jum’at 24 Februari 2012 di ajang Jagongan Media Rakyat 2012 diselenggarakan lokakarya OpenBTS yang diadakan oleh ICTWatch dengan bintang tamu Onno W Purbo :). Acara yang 100% gratis (termasuk parkir) ini tidak sesuai harapan karena qodarullah pesawat Garuda yang dinaiki rombongan ICTWatch (termasuk Donni BU) baru landing di Adi Sucipto sekitar pukul 10.00 WIB, karena sejak pagi bandara ditutup karena terbatasnya jarak pandang. Hal yang biasa terjadi di Jogja, apalagi sehari sebelumnya Jogja dan sekitarnya hujan deras dan langit selalu tertutup awan.

Jadwal acara mulai jam 09.00 WIB seperti biasanya molor, untuk mengisi kekosongan akhirnya dengan terpaksa (karena seharusnya jadi pembicara di kelas lain) peneliti ICTWatch mas Heru Tjatur memberi sedikit gambaran tentang OpenBTS. Heru Tjatur sendiri adalah penanggung jawab program OpenBTS di ICT Watch, jadi tahu lah tentang OpenBTS :P.

Mas Heru yang merakit OpenBTS di lokakarya, sehingga Pak Onno tinggal konfigurasi sistem saja. Namun sayangnya perakitan dan sedikit konfigurasi oleh mas Heru error :). Perlu dimaklumi menurut beliau notebook Axioo baru dibeli 4 hari sebelumnya, sedangkan USRP (kit untuk OpenBTS) baru sampai ke ICT Watch sepekan sebelum acara di Jogja.

USRP (Universal Software Radio Pheriperal) produksi Ettus berbandrol sekitar 15-16 juta sampai di Indonesia, ICTWatch hanya punya 5 buah yang dibeli dengan dana oleh Ford Foundation. Itupun dua dibawa Pak Onno :). Sedangkan Yayasan Air Putih baru memiliki 1 buah.

Pak Onno sampai di TKP jam 11.05 WIB dan tidak memungkinkan memberi pencerahan. Akhirnya disepakati mulai jam 13.00-15.00 WIB yang menjelaskan inti dari OpenBTS. Untuk lokakarya kali ini menggunakan OpenBTS 2.6 dengan Ubuntu 10.10. Versi terbaru OpenBTS maupun Ubuntu belum bisa digunakan karena belum “klik”, masih terdapat error disana-sini.

OpenBTS sebenarnya adalah aplikasi Unix yang menggunakan software radio, sedangkan alat yang digunakan adalah USRP. Jika USRP diisi dengan aplikasi pemancar TV maka jadilah pemancar TV, jika diisi dengan pemancar radio maka akan menjadi pemancar radio. Kenapa memilih OpenBTS? Karena ada masyarakat Indonesia yang belum bisa menikmati sinyal telepon. Operator tidak mau membangun infrastruktur karena tidak mendatangkan keuntungan. Sebab itulah maka ICT Watch mengusung tema OpenBTS.

OpenBTS Ilegal?
Pendapat yang diusung anggota BRTI M Ridwan Effendi (adik angkatan Onno W Purbo di ITB) itu berbau politis dan ndagel. Tapi pendapat tersebut sudah dijawab oleh Pak Onno W Purbo, diantaranya lewat detikinet cc Opensource-Wiki.

Tawaran Magang OpenBTS
Pak Onno dan ICTWatch menawarkan mahasiswa untuk mengambil skripsi/tesis tentang OpenBTS. Semuanya untuk kemajuan pendidikan Indonesia. OpenBTS bukan untuk menyaingi operator, namun untuk memberikan hak kepada rakyat Indonesia (yang belum mendapat sinyal komunikasi) untuk berkomunikasi. Silahkan baca prosedurnya di sini.

Foto-foto
Saya sempat mengambil gambar kelas yang saya ikuti di JMR 2012, tapi karena hasilnya jelek (dengan kamera handphone) maka tidak saya tampilkan di sini :mrgreen:. Sebagai gantinya beberapa foto dari ICT Watch di Flickr saya share ke sini, lebih lengkapnya bisa search di google.

Kelas OpenBTS "Jagongan Media Rakyat 2012"

Kelas OpenBTS "Jagongan Media Rakyat 2012"

Kelas OpenBTS "Jagongan Media Rakyat 2012"

Iklan